THOUSANDS OF FREE BLOGGER TEMPLATES

Rabu, 24 September 2008

Makna Sumpah Pemuda


Tanggal 28 Oktober 1928, kaum muda Indonesia mengikrarkan trilogi kebangsaan, satu nusa, satu bangsa, satu bahasa Indonesia. Trilogi kebangsaan mengandung obsesi kaum muda untuk membentuk sebuah bangsa dan negara yang bebas dari penderitaan, penjajahan. Dimensi ‘kesatuan’ dijunjung tinggi karena tanpa ‘persatuan’ tidak akan mungkin terbentuk kekuatan untuk melawan penjajah dan sebuah negara yang merdeka .
Sudah tujuh puluh sembilan tahun sumpah pemuda diikrarkan. Ia telah menjadi peristiwa historis yang penting dalam negara kita. Karena begitu pentingnya maka setiap tanggal 28 Oktober kita merayakan hari sumpah pemuda. Dalamnya ada banyak kegiatan yang dibuat, baik oleh pemerintah maupun oleh pihak swasta. Secara sepintas dapat dinilai bahwa sebagian besar warga negara menghargai jasa para pemuda yang adalah pahlawan bangsa. Tetapi di lain pihak, kegiatan-kegiatan tersebut menarik perhatian dan sumpah pemuda itu kehilangan maknanya, makna sumpah pemuda telah kabur ditengah kemeriahan suasana peringatan.
Tak dapat ditampik bahwa Sumpah pemuda menjadi motor penggerak semangat perasatuan bangsa. Buktinya adalah tujuh belas tahun kemudian Bung Karno dan Bung Hatta memproklamirkan kemerdekaan negara Indonesia. Indonesia menjadi negara yang merdeka seperti negara Belanda; berdiri di atas kakinya sendiri.
Mimpi kaum muda untuk merdeka dan membentuk sebuah negara yang berdaulat telah menjadi kenyataan. Tetapi yang belum terwujud adalah bebas dari situasi terjajah. Penjajah asing telah diusir tetapi ‘penjajah pribumi’ masih ada dan bahkan semakin hari semakin bertambah. Sebagian besar rakyat masih hidup dalam tekanan, penderitaan, dan kemiskinan. Mimpi kaum muda tujuh puluh sembilan tahun yang lalu belum sepenuhnya tercapai.
Indonesia merupakan negara yang besar dan memiliki sumber daya alam yang berlimpah ruah. Di lihat dari aspek ini, fakta kemiskinan merupakan peluang kecil, tetapi de factonya seperti itu, kemiskinan semakin merata. Indonesia menjadi salah satu negara miskin tetapi juga merupakan negara terkorup. Kita mengembar-gemborkan bahwa kita adalah negara beradab, tetapi de facto ada begitu banyak aksi biadab yang dijalankan secara terstruktur. Sumber daya alam berlimpah ruah dan yang dibuat adalah eksploitasi yang tidak memperhatikan limits to growth, eksploitasi yang tidak selaras alam. Ada banyak hal memalukan yang dipertontonkan dalam panggung politik bangsa kita saat ini.
Pertanyaan yang mungkin muncul, mengapa sebagian besar warga negara yang kaya akan sumber daya ini menjadi miskin? Hemat penulis, jawabannya karena salah urus. Para pemimpin, baik tingkat nasional maupun tingkat lokal bukannya menjadi pemecah masalah malahan menjadi pembuat masalah, pembuat persoalan. Kapan persoalan, krisis multidimensi akan berakhir kalau pemimpin yang adalah pemecah persoalan malah menjadi pembuat persoalan? Kita memiliki banyak potensi, dan seharusnya yang harus dibuat adalah meminimalisasi kerugian dan memaksimalkan keuntungan yang harus dikecap rakyat, tetapi yang terjadi adalah minimalisasi keuntungan (yang dinikmati rakyat) dan maksimalisasi keuntungan (yang dinikmati pemimpin). Dan bahkan lebih buruk lagi, minimalisasi kerugian untuk penguasa dan maksimalisasi kerugian untuk rakyat.Dengan kata lain, sebagian besar kekayaan negara “dimakan” oleh para pengurus negara. Kita tidak akan mungkin keluar dari krisis multidimensi kalau pemerintah kurang serius dalam mengurus negara.
Kita memang hidup dalam sebuah negara yang merdeka saat ini, tetapi situasi yang dialami kaum muda tempo doeloe masih dialami oleh sebagian besar rakyat Indonesia saat ini. Kemiskinan akibat pemiskinan, ketakpastian hukum masih ada. Dua belas tahun yang lalu kita telah memperingati pesta emas kemerdekaan negara Indonesia, tetapi masa ‘keemasan’ belum dinikmati oleh sebagian besar rakyat Indonesia.

5 komentar:

Azlina mengatakan...

ItU tLsaN lOe Dw oR MaEn COPY-PASTE z dR IntRnEt??????

DASAR PEMALAS!!!

D'esLyTa mengatakan...

Uyyy...ad prtngkaran kk adk rpa'na?????

Stev3_okS mengatakan...

bagus juga blogx, tpi rukun2 sma adek, yah....

CisKa mengatakan...

pha kh dr¡Mwuh tag mengajak l¡Ja . ?.? . Pha kh hax l¡Na ? ?

Seemut Lucu mengatakan...

alo sha....

jah.. c lina bka kartu 2 e....

hohoho..

mampir k t4 quw dund..

seealfi.blogspot.com